Perpustakaan Baitul Hikmah MTs N 2 Banjarnegara

Jl. Tentara Pelajar Km 5 Sokanandi, Banjarnegara, Jawa Tengah

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Berdamai dengan luka batin
Penanda Bagikan

Text

Berdamai dengan luka batin

Jemi Wijaya - Nama Orang;

Kamu bisa melalui situasi yang tidak menyenangkan itu. Bertumbuh menjadi kuat tanpa kamu duga. Dari kesakitan itu akhirnya kamu jalani juga. Dari luka itu akhirnya kamu mengerti juga. Mungkin kemarin air mata berlinang. Kini terasa biasa-biasa saja, akhirnya. Meski soal menerima perlu sepenuh jiwa. Perlahan luka-luka itu pudar, perlahan sakit itu berubah menjadi sekuat kamu hari ini. Mari merayakan kesakitan, untuk perlahan-lahan menjadi versi terbaik dirimu seutuhnya. Tenang saja, serapuh apa pun kita, kita akan tetap bertumbuh.

Mungkin, kamu pernah berada di posisi menjalani hidup dengan banyak ketidakselarasan prinsip yang kamu bawa. Banyak sekali opini dan tuntutan dari orang-orang terdekat maupun orang asing yang baru saja kamu temui. Kemudian, terciptalah luka yang membuatmu rapuh hingga putus harapan.

Hal itu, memang bisa dikatakan sebagai hal yang di luar kendali. Sebentar, jangan langsung merasa patah. Kadang kita tidak mampu sejalan antara prinsip, kenyataan yang menerjang kita, dan perkataan yang saling menyudutkan di antara kita.

Tapi, manusia tetap punya harapan untuk merasa lebih baik dari hari lalu, hari kemarin, dan segala sesuatu yang menyakitkan.

Boleh jadi luka kita hari ini adalah cara untuk membuatmu terbiasa, atas alur hidup yang semakin hari semakin melelahkan, dan bahkan di luar dari dugaan. Kita tak akan pernah dapat terhindar dari luka, tetapi kita hanya bisa belajar untuk terbiasa atas luka. Berharap semakin kuat untuk tempuh hidup dari waktu ke waktu.

"Percayalah, hari-hari baik itu ada."

Luka yang menyakitkan itu akan pudar bersama waktu yang jauh dari sebuah perkiraan. Puing-puing luka itu menjelma menjadi kebahagiaan yang dapat kamu peluk dengan senyaman-nyamannya. Sehingga kamu akan berkata, “Ini sungguh luar biasa, ternyata aku sudah bertempuh sejau


Ketersediaan
#
My Library (100) 158.1 JEM b
T1999
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
158.1 JEM b
Penerbit
Yogyakarta : Anak Hebat Indonesia., 2023
Deskripsi Fisik
152 hlm. ; 19 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786234005790
Klasifikasi
158.1
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
Kamu bisa melalui situasi yang tidak menyenangkan itu. Bertumbuh menjadi kuat tanpa kamu duga. Dari kesakitan itu akhirnya kamu jalani juga. Dari luka itu akhirnya kamu mengerti juga. Mungkin kemarin air mata berlinang. Kini terasa biasa-biasa saja, akhirnya. Meski soal menerima perlu sepenuh jiwa. Perlahan luka-luka itu pudar, perlahan sakit itu berubah menjadi sekuat kamu hari ini. Mari merayakan kesakitan, untuk perlahan-lahan menjadi versi terbaik dirimu seutuhnya. Tenang saja, serapuh apa pun kita, kita akan tetap bertumbuh. Mungkin, kamu pernah berada di posisi menjalani hidup dengan banyak ketidakselarasan prinsip yang kamu bawa. Banyak sekali opini dan tuntutan dari orang-orang terdekat maupun orang asing yang baru saja kamu temui. Kemudian, terciptalah luka yang membuatmu rapuh hingga putus harapan. Hal itu, memang bisa dikatakan sebagai hal yang di luar kendali. Sebentar, jangan langsung merasa patah. Kadang kita tidak mampu sejalan antara prinsip, kenyataan yang menerjang kita, dan perkataan yang saling menyudutkan di antara kita. Tapi, manusia tetap punya harapan untuk merasa lebih baik dari hari lalu, hari kemarin, dan segala sesuatu yang menyakitkan. Boleh jadi luka kita hari ini adalah cara untuk membuatmu terbiasa, atas alur hidup yang semakin hari semakin melelahkan, dan bahkan di luar dari dugaan. Kita tak akan pernah dapat terhindar dari luka, tetapi kita hanya bisa belajar untuk terbiasa atas luka. Berharap semakin kuat untuk tempuh hidup dari waktu ke waktu. "Percayalah, hari-hari baik itu ada." Luka yang menyakitkan itu akan pudar bersama waktu yang jauh dari sebuah perkiraan. Puing-puing luka itu menjelma menjadi kebahagiaan yang dapat kamu peluk dengan senyaman-nyamannya. Sehingga kamu akan berkata, “Ini sungguh luar biasa, ternyata aku sudah bertempuh sejau
Pernyataan Tanggungjawab
Jemi Wijaya
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Baitul Hikmah MTs N 2 Banjarnegara
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan “Baitul Hikmah” adalah jantung ilmu dan pusat literasi di MTsN 2 Banjarnegara. Nama Baitul Hikmah — yang berarti "Rumah Kebijaksanaan" — dipilih sebagai simbol bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, tapi ruang suci tempat ilmu ditemukan, hati ditenangkan, dan akal dibimbing oleh nilai-nilai keislaman.Didirikan pada 25 November tahun 1995, perpustakaan ini tumbuh menjadi salah satu unit unggulan di madrasah dengan komitmen kuat untuk membangun budaya membaca yang otentik, inklusif, dan berbasis teknologi.  

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?